Tulisan ini saya buat untuk menanggapi diskusi seputar payperpost di forum Bisnismu. Dari sekian program paid review, saya beri skor tertinggi untuk payperpost (PPP). Beberapa alasan, PPP dikelola secara profesional, tim support sangat membantu. Selain itu, blogger punya posisi tawar karena tidak seperti paid review pada umumnya, PPP memberi keleluasaan blogger untuk menulis review dengan tone yang netral. Tidak banyak link yang diminta. Yang terakhir penting, karena banyaknya link yang diminta adveriser akan menguntungkan mereka, tapi tak menguntungkan di kita. Blog kita akan semakin mudah terdeteksi memuat paid content.
Yang masih menjadi perdebatan adalah, blogger diminta mencantumkan keterangan blognya, bahwa yang bersangkutan juga memuat paid review/content dalam blognya. Di satu sisi tindakan ini dinilai sangat konyol karena dengan mencantumkan “disclosure policy” akan menelanjangi sebuah blog telah memuat paid review/content yang amat dibenci oleh google, sementara pihak lain justru menghindari hal ini untuk menghilangkan jejak crawl google atas paid content yang bisa berakibat fatal: pengurangan page rank.
Continue reading...